Senin, 01 Februari 2016

Sweater Rajut Dewasa Untuk Kakak: Firenze

Bulan Desember yang lalu, saya merajut sweater untuk kakak yang tinggal di luar kota. Selama saya mulai menekuni dunia rajut, belum sekali pun saya membuatkannya rajutan. Maka kali ini saya bermaksud menghadiahinya sebuah sweater. Pola yang saya pilih adalah Firenze Jumper rancangan Drops Designs, sebuah merk dagang benang dari Eropa Utara. Saya suka sekali dengan karya rsncang tim desainer Drops Design ini. Bagi saya pola mereka sederhana penulisan polanya, bagus modelnya, dan tinggi teknik rajutnya. Oh ya satu lagi, polanya semua gratis! Benang yang saya gunakan adalah juicy dari toko Papiput Shop. Setelah merajutnya kurang lebih sebulan, jadilah sweater rajut itu.


Sementara itu, di grup fb Indonesian Knitters sedang mengadakan acara bulan gift giving, yaitu acara merajut sesuatu untuk dihadiahkan kepada orang lain. Jadi, kloplah bila sweater rajut untuk kakak saya ini diikutkan pada acara tersebut. Alhamdulillah sweater Firenze ini terpilih menjadi karya pilihan juri sehingga saya diberi hadiah sepaket benang lokal. Senangnya!


Sabtu, 17 Oktober 2015

Buku, Bandana, Jaket Bayi, Taplak Granny, Topi Lace, dan Sweater Burangrang Violet

Hai kawan-kawan, lama saya tidak menulis di blog ini. Bukan, bukan karena saya rajin merajut, tetapi tengah asyik jualan bros rajut. Saya sangat keasyikan mendesain model-model bros rajut sehingga kegiatan hobi merajut dan menulis di blog menjadi terabaikan. Tentang bros rajut desain saya itu, tidak akan saya tampilkan di media online mana pun, karena saya memang mengkhususkannya untuk dijual secara offline. Nah, meskipun saya jualan bros rajut satuan, tetapi bros-bros tersebut dapat juga dibeli secara grosir. Jadi, bila kawan-kawan ada yang tertarik untuk jualan bros rajut dapat menghubungi saya di kani_indah@yahoo.com untuk informasi harga dan pertanyaan lainnya. 

Semenjak ngeblog terakhir kali --yaitu bulan Juli yang lalu, saya menulis tentang buku rajutan terbitan sendiri sekaligus giveaway buku rajutan untuk anak dari perancang luar negeri, Alla Koval--, sebenarnya telah banyak hal terjadi. Diantaranya saya memenangi 2 eksemplar buku terbaru desain Alla Koval tersebut (Alhamdulillah! Rezeki yang tidak disangka-sangka. Sangat senang rasanya) sekaligus versi ebooknya. Ihik... sangat terharu dengan kebaikan hati Alla Koval. Oh ya, ini buku rajutan untuk anak desain Alla Koval tersebut. Buku bertajuk Summer dan Spring

Buku Summer dan Spring karya Alla Koval

Apabila ada kawan-kawan yang tertarik ingin membeli buku-buku tersebut baik versi cetak maupun digitalnya, buku tersebut dapat diperoleh melalui http://imagicalseasons.com. Oh ya, di blog pribadinya, Alla Koval juga memberikan pola rajutan gratis, kunjungi saja http://mylittlecitygirl.com.

Tentang rajutan sendiri, saya sudah merajut aneka macam benda. Baik untuk dipakai sendiri maupun untuk dijual melalui toko online nusaindahrajut. Saya telah merajut bandana warna meriah ini untuk digunakan sendiri.
Bandana Gulali

... juga jaket untuk bayi bernama Jaket Andromeda untuk dijual. Kunjungi postingan di nusaindahrajut ini  untuk mengetahui spesifikasi lengkapnya, ya. 
Jaket Andromeda (Stok tersedia satu potong, Harga Rp. 175.000,-)

... juga aneka macam dekorasi rumah semacam taplak dan tatakan piring.
Taplak Mohair
Tatakan Daisy, Desain dari buku Summer oleh Alla Koval
T
Taplak Granny
... dan topi untuk bayi dan anak. Polanya dari buku Summer oleh Alla Koval. Desain topi lace yang cantik dan feminin sekali.
Topi Daisy, desain oleh Alla Koval dalam buku Summer

Nah kawan-kawan, itulah beberapa rajutan yang telah saya kerjakan. Saat ini, saya tengah mengerjakan sweater perempuan dewasa. Polanya menggunakan pola Dream of Aran karya tim Drops Design. Sebenarnya saya sudah pernah membuat sweater dengan pola yang sama, namun sweater yang lalu itu diperuntukkan untuk lelaki dewasa, saya namai Sweater Burangrang. Bedanya, dulu saya menggunakan benang impor ice yarn yang memiliki warna belang-belang setelah rajutan selesai. Sekarang, saya menggunakan benang lokal kasmilon dengan warna violet. Yuk intip penampakan bagian lengannya.
Sweater Burangrang Violet



Semoga sweater ini selesai sebelum akhir bulan ini. Sampai jumpa di postingan saya berikutnya. Insya Allah :)

Senin, 06 Juli 2015

Buku Pola Rajutan Terbitan Sendiri


Menulis buku pola rajutan rancangan sendiri adalah impian sebagian kecil penggiat rajut tangan. Sebagian lainnya tidak tertarik menulis buku, tetapi lebih tertarik membangun bisnis produk rajutan atau merajut demi kesenangan semata. Diantara ketiga jenis penggiat rajutan tersebut, saya termasuk salah seorang yang memiliki impian untuk menulis buku pola rajutan rancangan saya sendiri. Salah satu alasan saya memiliki keinginan tersebut adalah saya ingin mendokumentasikan karya rancangan saya dalam bentuk yang apik dan enak dipandang. Mungkin saja bisa jadi kenang-kenangan saya untuk anak cucu kelak, hahahaa.

Nah, ternyata menulis buku pola rajutan itu tidak gampang kawan. Selain persoalan teknis menulis pola yang mudah dipahami pembaca, menggambar diagram pola, juga diperlukan komitmen kuat untuk mewujudkan impian tersebut menjadi kenyataan (tidak berhenti di tengah jalan dengan alasan bosan atau alasan lainnya).

Setelah naskah buku selesai ditulis pun, jalan masih panjang. Ada 2 pilihan yang dapat dilakukan, mengirim naskah tersebut kepada penerbit, atau menerbitkannya sendiri. Masing-masing pilihan memiliki konsekuensi tersendiri. Mengirimkan naskah buku ke penerbit memiliki konsekuensi:
1. Harus sabar mencari penerbit yang bersedia menerbitkan naskah tersebut.
2. Setelah diterima pun, kemungkinan besar penerbit akan meminta revisi isi naskah agar sesuai dengan perkiraan selera pasar yang disasar oleh penerbit itu. Namanya penerbit itu industri bisnis, jadi mereka tidak akan mau menerbitkan naskah yang kira-kira akan jeblok penjualannya. Saya sendiri pernah mengirimkan sebuah naskah rajut ke penerbit, naskah saya diterima dengan syarat saya mengubah 90% karya rajutan yang saya ajukan. Saat itu saya tidak menyanggupi permintaan tersebut. Saya pernah membaca sebuah blog yang berisi kisah di balik layar penulisan buku pola rajutan, si pemilik blog yang sudah menerbitkan dua buku di penerbit besar ini menceritakan, naskah buku pola rajut pertamanya harus direvisi total apabila ingin diterbitkan oleh penerbit X.
Sisi baiknya:
1. Setelah buku terbit, kita tidak perlu repot lagi mendistribusikan buku karya kita ke toko buku di seluruh nusantara. Paling banter kerjaan kita selanjutnya mempromosikan buku karya kita di seluruh jejaring sosial yang kita miliki dan mengikuti jadual promosi buku kita yang diselenggarakan oleh penerbit (bila ada).
2, Tidak perlu modal besar. Modal kita hanya menulis di PC dan benda rajutan yang kita rancang. Sementara biaya cetak buku, distribusi buku, promosi buku, penjualan buku, semua ditanggung penerbit. Kita tinggal  menunggu hasil penjualan buku dan royalti kita dilaporkan oleh penerbit.

Menerbitkan sendiri buku pola rajutan memiliki konsekuensi:
1, Harus memiliki dana cukup besar untuk ongkos produksi buku. Produksi buku itu meliputi biaya membayar penata letak (lay outer), perancang sampul (desainer cover), fotografer karya rajutan, biaya cetak buku ke percetakan, biaya operasional urus ISBN dan wira-wiri, biaya distribusi buku sendiri ke toko-toko buku.
2. Di samping ongkos produksi, kita juga harus mengurus sendiri rekapitulasi keuangan penjualan buku dan promosi buku. Promosi buku ini bisa berupa mengadakan bedah buku (baik diadakan di rumah sendiri, di kafe, atau di toko) buku dalam rangka peluncuran buku kita, Biaya untuk mengadakan peluncuran buku ini juga tidak sedikit, lho. Promosi paling minimal ya kita iklankan buku kita di jejaring sosial.
Sisi baiknya:
1. Seluruh isi buku murni di bawah kendali kita dan sesuai keinginan kita, baik isinya maupun rancangan sampul bukunya, tidak disetir oleh orang lain.
2. Seluruh urusan yang menyangkut buku kita seluruhnya kita yang kendalikan. Kita menjadi pintar dalam banyak hal tentang penerbitan buku sendiri (kini istilah populernya adalah indie publishing).

Omong-omong tentang menerbitkan buku sendiri, ada seorang desainer rajut kait dari luar negeri yang baru-baru ini menerbitkan bukunya sendiri. Saya mengikuti sepak terjangnya dari awal. Dari sejak pertama ia berniat menulis dan menerbitkan buku sendiri hingga akhirnya bukunya terbit memakan waktu kurang lebih 3 tahun! Betapa banyak kesabaran dan komitmen yang harus dimiliki, bukan?

Desainer ini bukan orang yang pelit, ia membagikan cerita tentang penulisan bukunya di blog pribadinya, selain itu, ia juga sering menghadiahkan pola berbayarnya secara terbatas dalam sebuah giveaway –saya bingung penerjemahan Indonesia-nya--. Bukunya yang terdiri atas 4 judul (tema 4 musim) baru dirilis bulan ini dan sedang dalam masa promo. Oh ya, saya suka fotografi bukunya, kapan-kapan saya harus belajar fotografi yang bersih dan cantik seperti ini.

  
Lebih jauh tentang bukunya yang baru terbit dan promosinya dapat dibaca di sini:

Selasa, 31 Maret 2015

Tas Bunga Mawar Salju

Saya sedang super duper malas merajut, makanya sekarang rajin ngeblog aja, hahahahaaa :D

Sekarang saya akan cerita tentang tas kiyut feminin warna merah jambu yang baru saja selesai. Selesai artinya benar-benar siap pakai, tidak ada kekurangan suatu apa pun. Omong-omong, tas ini masuk rekor rajutan terlama yang pernah saya buat. Awalnya 2 atau 3 tahun yang lalu, saya lihat tas cantik ini di fp Crochet Kingdom. Karena cantik, jadi tertarik bikin. Mulai deh bikin kotak granny berbunga satu demi satu. Ketika malas menerpa, ya berhenti dulu. Lama ditinggal, lalu dilanjutkan. Sempat kehabisan benang, berhenti lagi. Begitu seterusnya. Akhirnya 24 buah kotak granny selesai, tinggal disambung dan dirangkai agar menjadi tas. Eh, malas datang lagi. Libur lagi laaah. 


Pada suatu hari --nada mendongeng--, ibu mertua ingin tas rajut. Soalnya, teman-teman pengajian beliau banyak yang punya tas rajut. Memang sih, tas rajut sedang ngetren-ngetrennya sekarang ini. Kupikir, ya sudahlah, tas yang mangkrak seumur batita itu diselesaikan saja untuk diberikan kepada ibu. Mulai dehhh datang lagi semangat menyelesaikan tas itu. Sambung-sambung granny dengan teknik flat braid join. Lalu membuat tali tas dengan teknik stocking stitch ala rajut knitting. Bagian yang digunakan untuk tali yaitu bagian purl yang diisi sumbu kompor yang dibeli di pasar. Tali disambung, lalu dipuntir, baru dirajut pada pinggiran tas. Vuring tas menggunakan kain katun corak bunga, minta tolong tukang jahit menjahitkan vuringnya. Kantung dalamnya ada dua, satu tanpa ritsleting, sedangkan satu lagi dengan ritsleting. Penutup vuring tas dengan ritsleting, dan penutup tas dibuatkan kancing dari rajutan. Akhirnya siap pajang juga deh tas ini. Jelas sudah rajutan cepat selesai bila ada patokan tenggat waktu :D


Oya, tas ini bisa dipesan, yaa. Untuk spesifikasi tas benang katun, vuring katun, ukuran 40cm x 45cm seperti contoh, harganya Rp. 400.000,-. Harga tas benang polyester Rp. 450.000,-. Harga tas benang nilon Rp. 500.000,-. Harga dapat berubah bila harga benang naik, yaaa. Pemesanan bisa sms ke 0818303745 atau email kani_indah@yahoo.com atau inbox fb fp nusaindahrajut. Kunjungi juga http://nusaindahrajut.wordpress.com untuk contoh rajutan lain yang dapat dipesan. 

Rabu, 25 Maret 2015

Bedong Rajut dan Topi Rajut Berwarna Pelangi



Bedong rajut dan topi rajut ini dibuat oleh saya untuk dihadiahkan. Karena bayi yang akan lahir diperkirakan berjenis kelamin perempuan, maka saya pilih benang berwarna ceria. Motif bedong dan topi berupa sisik-sisik seperti ikan yang dikenal dengan sebutan tusuk buaya (crocodile stitch). Pola bedong saya peroleh di ravelry. Pola topi saya karang sendiri. Bedong dan topi menggunakan benang katun halus helai besar (soft cotton big ply), sehingga hasil rajutan terasa lembut disentuh dan tidak akan menyakiti kulit bayi yang super lembut.

Ukuran lingkar bedong 38cm dan panjangnya 35cm. Bedong berbentuk kepompong, jadi bayi dimasukkkan ke dalam bedong. Topinya berdiameter 42cm, sehingga dapat digunakan untuk ukuran kepala sampai 44cm. Perkiraan saya, topi dapat digunakan untuk bayi usia 3-6 bulan.

Ada yang mau dibuatkan bedong dan topi juga? Satu set bedong dan topi saya banderol Rp. 160.000,-. Pemesanan bisa melalui sms (tidak telepon, yaa) ke nomor 0818 303 745 atau email ke kani_indah@yahoo.com atau inbox fb nusaindahrajut untuk pemesanan. Kunjungi juga http://nusaindahrajut.wordpress.com untuk melihat koleksi rajutan saya yang bisa dipesan. Yuk! Sampai jumpa di postingan rajutan saya berikutnya. ^_^

Minggu, 23 November 2014

Impian Indah Dalam Selendang Berwarna Toska

Ceritanya, beberapa waktu yang lalu saya menerima pesanan selendang rajut. Cuma, karena kemarin dulu saya ditimpa kemalasan akut buat ngeblog, jadilah foto si selendang baru muncul sekarang. 

Seorang ibu di Depok memesan selendang yang fotonya menjadi latar blog saya ini (selain satu buah capelet crochet yang stoknya tersedia). Selendang itu bernama Sweet Dream, pola karya Boo Knit.  Nah, karena si ibu penggemar berat warna toska, maka beliau meminta selendang pesanannya dirajut dengan benang berwarna toska. Sweet Turq Dream, itulah nama yang saya berikan buat selendang toska ini. Saya menggunakan benang kasmilon untuk merajut selendang ini. Kasmilon adalah benang akrilik lokal yang seratnya halus dan penampilannya memiliki sedikit kilap. Pokoknya benang ini enggak kalah, deh dengan benang impor. Ya itulah kisah singkat si selendang, hihihi. Oya, ini dia penampakan benang sampai akhirnya menjalani proses blocking dan digantung pada model hanger.

Ada yang mau pesan? Harganya Rp. 400.000,- (harga dapat berubah bila harga benang dan ongkos kirim naik).

Senin, 06 Oktober 2014

Selimut Bayi Tebal

Ngeblog seingatnya. Itulah saya sekarang :D Bukan berarti jarang merajut, tapi ngeblog itu butuh waktu juga kan, ya... sementara saya rasa lebih asyik waktu yang ada dipakai buat merajut saja :p Jadi sekarang saya akan menceritakan rajutan terbaru yang saya buat saja, yaitu selimut bayi tebal pesanan seseorang untuk properti pemotretan usaha fotografinya.

Selimut untuk bayi lelaki dan bayi perempuan ini saya buat dengan benang chenile atau korduroy. Disebut benang korduroy karena teksturnya sama persis dengan bahan kain korduroy. Benang chenile yang saya miliki berjenis pipih lebar 3mm-4mm. Umumnya, benang dengan lebar demikian menggunakan hakpen nomor 10/6mm. Tetapi, karena efek tebal yang diinginkan, saya menggandakan helai benang dalam sekali kait rajut. Hakpen yang saya gunakan pun menyesuaikan, diameternya 10mm. Inilah hasilnya. Selimut dengan ketebalan 1cm dengan tekstur khas rajut kait/renda yang amat terlihat.

Selimut Bayi Lelaki
Selimut bayi lelaki hanya menggunakan tusuk hdc, tetapi karena helai tebalnya, maka teksturnya sendiri sudah memberi aksen yang unik. Saya buat ukurannya 55cm x 55cm.


Selimut Bayi Perempuan
Selimut bayi perempuan saya buat lebih kecil ukurannya, yaitu 49cm x 50cm. Karena bayi perempuan identik dengan bayi imut yang manis, maka selimut ini juga dibuat dengan karakter itu. Selimut pink ini saya buat dengan teknik lace, yaitu tusuk V dengan pemberian renda di kedua sisi selimut.


Senin, 25 Agustus 2014

Bedcover Rajut, Tasbih Manik Karya Tangan, dan Liontin Rusia St. Petersburg

Idul Fithri tahun ini aku merasakan mudik untuk pertama kalinya. Meskipun tidak bisa dibilang mudik seperti para pemudik lainnya sih, karena aku mudik seminggu setelah tanggal 1 syawal. Aku menunggu arus mudik usai agar tidak terjebak kepadatan para musafir, hahahaa...

Nah, saat di rumah orang tuaku inilah aku mendapatkan titipan jualan berupa rajutan, kerajinan tangan, dan liontin Rusia dari tetangga. Jadi ceritanya tetanggaku ini pernah tinggal di Rusia mengikuti suaminya yang menjadi diplomat. Selama di Rusia, ia sempat mengumpulkan liontin-liontin dari St. Petersburg. Setelah suaminya pensiun dan mereka kembali ke Indonesia, ia bermaksud menjual liontin-liontin tersebut. Setelah pulang pula ia mulai aktif belajar kerajinan, diantaranya mengait rajutan dan merangkai manik-manik. Hasil karya yang ingin ia titip jual kepadaku berupa bedcover rajut dan tasbih yang keseluruhan tasbih ini ia rangkai sendiri termasuk bandul tasbihnya. Berikut ini spesifikasi dan foto dari barang-barang yang ingin dijual tetangga. Oya sedikit catatan, seluruh transaksi melalui saya, komunikasi bisa lewat email kani_indah@yahoo.com atau www.facebook.com/NusaIndahRajut . Barang dikirim dari Yogyakarta. Harga belum termasuk ongkos kirim, yaaa...!


1.       Bedcover rajut.
a.       Ukuran ranjang: queen (180cm x 200cm)

b.      Satu set terdiri atas 2 item: 1. Bedcover rajut penuh dengan bahan katun. 2. Dakron pelapis terbuat dari bahan satin untuk satu sisi dan sisi lainnya terbuat dari bahan ero (dakron bisa digunakan bolak-balik).

c. Harga: Rp. 1.500.000,-/set (sejuta lima ratus ribu rupiah)

d.      Pertanyaan sms ke: 0818303745. Pembelian dapat melalui kani_indah@yahoo.com atau www.facebook.com/NusaIndahRajut.


Tampak depan

Tampak samping

Tampak atas


Motif atas




Tampak sisi bedcover


Dakron sisi kain satin


Dakron sisi kain satin dan kain ero




2.       Tasbih manik-manik.
a.   Info: Seluruh rangkaian manik-manik besar maupun rangkaian manik-manik kecil berupa tulisan Allah dan Muhammad pada bandul dirangkai dengan tangan.

b.      Harga: Rp. 50.000,-/item (lima puluh ribu rupiah).

c.       Pertanyaan sms ke: 0818303745. Pembelian dapat melalui kani_indah@yahoo.com atau www.facebook.com/NusaIndahRajut
Tasbih 1

Tasbih 2

Tasbih 3

Tasbih 4

Tasbih 5

Tasbih 6



3.       Liontin Rusia.
Liontin asli dari St. Petersburg, Rusia. 
a.       Ukuran panjang: 2cm kurang lebih

b.      Info: Bertabur batu sirkon dan berlapis emas.

c.       Harga: Rp. 250.000,-/buah (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

d.      Pertanyaan sms ke: 0818303745. Pembelian dapat melalui kani_indah@yahoo.com atau www.facebook.com/NusaIndahRajut
Parade liontin
Liontin nomor 7 tampak depan dan belakang.




Liontin nomor 10.
Liontin nomor 10




Senin, 10 Februari 2014

Rajutan Beberapa Bulan Ini

Hai... hai... aku lama tidak memosting di blog ini :D 

Sudah banyak hal terjadi, sudah banyak rajutan yang selesai, namun tidak sempat terekam jejaknya di blog ini. Oke lah, agar tidak terjadi curhat colongan yang tidak penting untuk diketahui, inilah beberapa rajutan tersebut beserta tautan polanya tersimpan. Selamat menikmati ^_^

1.Sweater buat ayahku. Sweater Bumi. Pola kudapatkan di http://www.garnstudio.com/lang/en/pattern.php?id=2259&lang=en

2. Bantal Jarum. Pola ada di buku Crochet Lace terbitan Ondori.

3. Dompet serba guna yang kuberi nama Dompet Bana. Pola desain pribadi dengan tusuk tusuk spiked chevron.





4.Sweater buat suami. Sweater Burangrang. Pola dapat diperoleh di http://www.garnstudio.com/lang/en/pattern.php?id=4535&lang=en

Kamis, 24 Oktober 2013

Topi Cantik


Topi cantik ini kuberi nama Topi Sanse. Saya sebut "topi cantik" karena topi ini dapat membuat pemakainya terlihat bertambah cantik, bahkan seorang nenek sekalipun juga dapat terlihat cantik. Anda tidak percaya? Coba saja pesan topi ini kepada saya (promosi terselubung, hihihiii).

Keempat topi-topi ini pesanan seorang nenek tetangga saya. Sudah banyak topi serupa yang beliau pesan kepada saya. Apabila dihitung-hitung, mungkin sudah 10 buah topi serupa yang beliau pesan. Beliau memang gemar sekali mengenakan topi rajut ini. Awalnya beliau memesan Topi Sanse berbahan benang wol lokal (harga Rp. 45.000), kemudian beliau ganti memesan Topi Sanse dengan benang katun, alasan beliau, topi katun jauh lebih sejuk dikenakan (harga topi benang katun Rp. 65.000).

Konstruksi pola topi ini memang bagus, sehingga topi ini dapat membuat pemakainya terlihat cantik dan anggun. Pola topi saya dapatkan dari nenek tetangga saya itu. Beliau membawa sebuah topi kawannya yang dijadikan contoh untuk ditiru oleh saya. Topi contoh itu berasal dari masa puluhan tahun silam. Konon, topi kawannya itu dibuat oleh ibu kawannya. Mengingat kawan nenek tetangga saya itu juga seumur dengan nenek tetangga saya, maka dapat dibayangkan umur topi contoh tersebut. Topi contoh tersebut terbuat dari benang wol lokal (mungkin satu-satunya jenis benang rajut yang mudah didapat pada zaman itu), namun pola topi dan rajutannya terlihat dibuat dengan cermat. Saya yakin perajut topi itu dulunya seorang yang ahli merajut. Sungguh saya kagum pada ketekunan perajut topi itu. Dengan keterbatasan informasi, akses, buku, dan waktu pada masa itu, sang perajut topi mampu menghasilkan karya indah.

Topi yang saya buat kali ini telah mengalami modifikasi dari pola aslinya. Anda ingin merajutnya sendiri? Berikut ini polanya. Gratis untuk Anda.

Buat lingkaran fleksibel
Baris 1: Dengan hakpen 5,5mm, buat 20tr di dalam lingkaran. 20tr
B2: 2tr increase pada setiap tr pada B1. 40tr.
B3: (1tr, 2tr inc) Ulangi berkeliling. 60tr.
B4-B16: hdc berkeliling. 60hdc.
B17: (2sc, 2sc inc) Ulangi berkeliling. 80sc.
B18: (9sc, 2sc inc) Ulangi berkeliling. 88sc.
B19-B22: sc berkeliling. 88sc.
B23: Ganti hakpen ke ukuran 5mm. sc berkeliling. 88sc.
Gunting benang dan sembunyikan ekor benang. 88sc.

Keterangan:
tr: tusuk tripel/triple crochet
2tr increase: 2 tr di dalam satu lubang tusukan.
hdc: tusuk setengah ganda/half double crochet
sc: tusuk tunggal/single crochet
2sc increase: 2 tusuk tunggal di dalam satu lubang tusukan.
 Hak Cipta: 
Silakan menggunakan pola untuk membuat topi rajutan untuk dijual dalam skala kecil (bukan industri besar). Tidak diizinkan mengakui pola ini sebagai karya Anda. Pencantuman sumber pola ke alamat blog ini sangat saya hargai. Terima kasih atas perhatian dan kerja sama Anda.
Apabila Anda tidak bisa merajut namun ingin memiliki topi ini, silakan pesan kepada saya. Saya dapat dihubungi di http://www.facebook.com/NusaIndahRajut atau melalui email.

Sabtu, 25 Mei 2013

Giveaway Benang Katia

Blog ini salah satu blog rajutan pemberi inspirasi bagi saya. Selain blognya cantik, rajutan yang didesain perancangnya cantik, fotografi rajutannya cantik --semua serba cantik pokoknya--, pemiliknya juga murah hati. Alla Koval, crochet designer sekaligus pemilik blog ini rajin memberi pola gratis dan giveaway atau hadiah yang diundi. Seperti kali ini, Alla Koval memberikan giveaway  benang Katia Cotton kepada peserta giveaway blognya yang beruntung. Sttt! Hadiah berlaku untuk seluruh dunia :D. Asyik, kan? Cek deh aturan mengikuti giveaway tersebut di tautan berikut ini.

Senin, 08 April 2013

Rompi Lapa

Pop! (bayangkan seekor kelinci keluar dari liang tanah)


Aihhh...! Hampir saja aku lupa bahwa aku memiliki blog ini :D Semenjak Taplak Rasi yang aku posting pada bulan lalu, aku disibukkan oleh bermacam-macam rajutan yang diinginkan. Akibatnya WIP-ku bertambah :)) Ada scarf "Sweet Dream" olah pola Boo Knit, merajut kamisol "Razor Cami", merajut bunga-bunga kecil, dan masih pula ingin merajut kaus kaki olah pola DROPS Design. Semuanya masih setengah jadi. Diselingi pula oleh permintaan tetangga untuk merajut topi kasual dengan model topi dari beliau. Topi murah meriah, hanya Rp. 45.000,- saja, terbuat dari benang wol (siyet) lokal yang kuberi nama Topi Sanse. Topi itu sudah dapat dipesan, yaaa ;p. Sementara karya terakhir yang sudah siap adalah Rompi Lapa olah pola Doris Chan. 

Tentang rompi ini, aku jatuh cinta. J.A.T.U.H. C.I.N.T.A pada polanya yang sederhana namun serasi dengan keindahan motifnya. Polanya dapat diunduh di sana. Oleh karena aku ingin rompi ini benar-benar bagus, maka aku mengeluarkan salah satu benang terbaikku dari lemari sebagai benangnya. Benang silk-bamboo yang lembut dan kilap penampilannya. Hasil rajutannya sangat memuaskan :)). Persis seperti kata Orang Jawa, ono rego ono rupo (kualitas sesuai dengan harganya), maka rompi ini adalah salah satu buktinya. Benang bagus menghasilkan rajutan yang bagus pula.  Aku suka menyentuh dan merasakan kelembutan tekstur benang dari rompi ini di kulitku. Aku juga suka warnanya. Warna biru laut yang indah dipandang. Bagaimana menurut kalian? Cantik juga kah? ;)


Rabu, 20 Maret 2013

Taplak Rasi Si Bunga Bintang (Knitted Doily)

Sudah lama saya penasaran untuk merajut taplak meja. Bukan sembarang taplak, saya ingin merajut taplak meja dengan teknik rajut dua jarum (knit). Setelah cukup lama kasak-kusuk, akhirnya saya terdampar pada sebuah blog taplak meja rajut dua jarum yang menghidupkan kembali desain taplak Herbert Niebling, seorang desainer taplak rajut yang berasal dari Eropa Utara (saya lupa tepatnya, apakah ia berasal dari Denmark?). 

Tentang Niebling, sudah lama saya mengagumi taplak Lyra yang didesain oleh Niebling. Yah, pola itu berbayar dan saya tidak sanggup membelinya karena saya tidak memiliki alat pembayaran internasional. Oleh karena itu, memandang taplak-taplak meja desain Niebling saja sudah cukup membuat saya senang. 

Ketika saya memindai foto-foto taplak rajut di blog reinkarnasi Niebling itu, saya menemukan dua buah pola gratis. Aha :-D! Dua buah pola itu bernama Ranunkel dan Sternzopf (nama Ranunkel ini mengingatkan saya pada Rapunzel, tokoh rekaan Grimm Bersaudara, mungkin karena keduanya berasal dari Eropa?). Diantara kedua pola kecil itu, saya memilih sternzopf. Pola taplak rajut sternzopf menggunakan diagram, salah satu kenyataan lagi yang membuat saya senang, karena pola diagram jauh lebih nyaman dipandang. Setuju? Pola sternzopf hanya berisi 41 baris, sedangkan tepinya diselesaikan dengan teknik kait (crocheted edging). Untuk taplak berdiameter 13cm, pola aslinya merekomendasikan jarum berukuran 1mm. Oh, tidak! Saya tidak akan menggunakan jarum 1mm, saya tidak memiliki jarum ukuran itu dan benang yang kecilnya cocok dengan jarum 1mm. Jadi, saya memilih menggunakan benang katun termerserisasi ukuran 10 dengan jarum rajut 2.5mm. Diameter akhir saat pengeblokan adalah 35cm. Fyuh! Jadi mana fotonya? Inilah dia... Sternzopf aka Starlichen aka Taplak Rasi buatan saya.

Merajut taplak ini sangat menyenangkan bagi saya. Pertama, polanya mudah diikuti. Kedua, saya belajar cara membuat kerawang (lace) yang lebih besar dengan metode yo ganda. Satu hal yang unik adalah taplak kerawang ini juga menggunakan teknik kabel untuk bunga tengahnya. Taplak ini bisa dipesan melalui halaman FB saya, sedangkan untuk rincian lengkapnya dapat dibaca di akun ravelry saya.

Jumat, 22 Februari 2013

Kaus Kaki Cepat Rajut

Masing-masing rajutan memiliki kisah tersendiri di balik pembuatannya. Demikian pula rajutan kaus kaki ini.



Ibuku menginginkan sebuah kaus kaki yang dapat menghangatkan kakinya, jadi bukan kaus kaki untuk dikenakan sehari-hari keluar rumah. Sebuah kaus kaki yang dikenakan di dalam ruangan saat mendengarkan pengajian, atau mungkin saat udara sangat dingin pada malam hari. Jadi aku memilih benang wol merino berwarna ceria ini dari tumpukan benang-benang rajutku di dalam lemari. Benang wol impor dari China ini tepat sekali dengan keperluanku. Warnanya cocok sekali untuk perempuan, bukan? Serat wol 100%-nya sangat cocok untuk menghangatkan kaki, sedangkan tipe benang ketebalan bulky menjamin pengerjaannya tidak memakan waktu lama (biasanya kaus kaki dirajut dengan benang tipe ketebalan lace dan jarum rajut 2.0-2.5mm).

Semenjak ibuku meminta rajutan kaus kaki, pola kaus kaki Comfy Socks desain Tim Knitscene dari website knittingdaily langsung muncul dalam pikiranku. Maka pola itulah yang aku gunakan untuk merajut kaus kaki ini. Ketika rajutan kaus kaki mencapai tumit, gradasi warnanya yang manis mengingatkanku pada kaus kaki Pippi Longstocking ciptaan Astrid Lindgren. Hanya saja, kaus kaki ini tidak sepanjang kaus kaki si Pippi. Baiklah, mari kita namai kaus kaki ini "Missy Shortstocking". Nama yang bagus, bukan? (tersenyum lebar) Semoga setelah selesai dirajut, ibuku menyukai kaus kaki ini dan nyaman ketika mengenakannya.

Rabu, 02 Januari 2013

2012: Olshop dan Lace Shawl

Terhitung sejak 2011 Masehi aku belajar merajut. Tiada hari tanpa memegang jarum rajut. Youtube menjadi tontonan setia untuk belajar cara membuat satu jenis tusukan. Aku ingat, saat itu jaringan internetku berjalan seperti siput. Untuk menonton youtube, aku harus menunggu hampir 30 menit demi menunggu video berjalan secara utuh, tidak bergerak patah-patah seperti film ketika pertama kali ada. Eh, aku sok tahu. Apakah film pertama bergerak patah-patah? Lupakan. Kembali ke youtube, aku sabar sekali waktu itu. Suatu keajaiban. Aku belajar setiap hari, mencoba segala jenis tusuk dan teknik dalam merajut. Hingga saat ini pun, masih ada teknik yang belum aku coba, yaitu entrelac, fair isle knitting, domino knitting, dan... ah, ternyata banyak sekali teknik rajut di dunia ini.

Pada Februari tahun 2012, aku memberanikan diri untuk melayani pemesanan rajutan secara online. Sebelumnya, karya rajutanku aku pakai sendiri atau aku hadiahkan. Aku tidak memasang target besar saat membuka toko online. Kebanyakan merupakan pesanan khusus dari para pelanggan online. Barang siap beli pun sangat jarang yang tersedia. Pesanan rajutan terbesar yang aku terima pada tahun ini adalah satu set syal dan topi Kilimanjaro. Sebuah topi dan syal untuk lelaki. Ya! Lelaki. Tidak aku duga ternyata ada pelanggan lelaki yang mengapresiasi sebuah karya rajut. Satu hal yang aku pelajari dari pelanggan lelaki adalah, pelanggan lelaki tidak secerewet pelanggan perempuan dalam menawar harga.

Aku menerima rajutan apa saja selama 2012. Sesuatu yang ingin aku ubah pada 2013, bila mampu. Pada 2013, aku ingin ada spesialisasi rajutan tertentu yang aku tekuni dan tawarkan pada pasar rajutan Indonesia. Apa itu? Sttt... masih rahasia. Aku khawatir keinginan itu gagal dan layu sebelum berkembang. Selain itu, aku juga ingin menyediakan barang siap beli eksklusif yang hanya dibuat sebuah atau maksimal tiga buah. Setelah itu, barang tersebut tidak akan aku produksi lagi.

Di samping online shop, aku juga membuat beberapa rajutan pribadi. Aku juga belajar membuat selendang kerancang. Ada 3 buah selendang yang aku rajut selama 2012. 


Rabu, 05 Desember 2012

Teknik-Teknik Merenda/Mengait (Crochet Technique)



Awalnya iseng saja. Aku mencari pola gratis rajutan dengan teknik broomstick di ravelry. Pada saat proses mencari itulah aku tergelitik untuk menghitung banyak teknik renda/kait dalam kategori ravelry. Inilah hasilnya. Tujuh belas teknik renda/kait! Sebagian sudah aku ketahui namanya maupun cara membuatnya, namun sebagian lagi masih asing buatku. Tercetuslah ide untuk mendokumentasikan teknik-teknik tersebut beserta penjelasan singkatnya. Dengan mengandalkan mesin pencari google, aku tuliskan beberapa alamat tautan yang menjelaskan masing-masing teknik tersebut. Beberapa teknik tidak aku temukan penjelasan sejarahnya, --mungkin karena pencarianku bersifat kilat—jadi aku hanya memberikan alamat cara pembuatannya di youtube. Catatan ini aku publikasikan demi kepentingan diriku sendiri, mungkin di masa depan aku memerlukannya. Apabila catatan ini juga bermanfaat buat pembaca, maka hal itu lebih membuatku senang. Selamat berselancar J

  1. Irish Crochet

  1. Tunisian / Afghan Crochet
    http://en.wikipedia.org/wiki/Tunisian_crochet

  1. Broomstick Crochet

  1. Bruges Crochet
    www.beadsky.com/brugge.php

  1. Bullion / Roll Stitch
    www.crochetgeek.com/2008/09/blog-post_11.html

  1. Clones Knot
    http://crochetology.net/tag/clones-knot/

  1. Cro-Hook / Croknit
    http://dictionary.reference.com/askhome/browse/Croknitting

  1. Cro-Tatting / Crochet

  1. Filet Crochet

  1. Front/Back Post Stitch
    www.nexstitch.com/v_front_back_post_stitch.html

  1. Granny Square
    http://en.wikipedia.org/wiki/Granny_square

  1. Hairpin Crochet
    http://en.wikipedia.org/wiki/Hairpin_lace


  1. Lover's Knot/Solomon's Knot/Knot Stitch
    http://en.wikipedia.org/wiki/Solomon's_knot

  1. Pineapple Crochet
    http://delisadanceswithyarn.blogspot.com/2011/04/history-of-pineapples.html
           
  1. Slip Stitch Crochet

  1. Surface Crochet

  1. Tapestry crochet

Anda Mungkin Mencari Tulisan Ini:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...